Home » Blog » Ferrule Cara Memasang Dengan Baik dan Benar

Ferrule Cara Memasang Dengan Baik dan Benar

  • by
FERRULE

Mengenal Ferrule, Jenis-jenis dan Manfaatnya– Ferrule menjadi salah satu komponen yang penting dalam dunia kelistrikan. Pengertiannya secara umum adalah sesuatu yang digunakan sebagai pengikat segala macam benda. Termasuk juga untuk dipakai menjadi pengikat, untuk menggabungkan, untuk menyegel, atau untuk memperkuat. Dalam industri manufaktur, ferrule juga sering disebut dengan eyelet atau grommet.

Banyak ferrule ini terdiri atas penjepit bundar yang dipakai dalam menyatukan serta menempelkan kabel, serat, maupun tiang, yang biasanya dipakai dengan cara menggeser, mengerutkan, maupun mengubah bentuk grommet agar semakin kencang dan secara permanen terikat ke bagian yang dikaitkan.

Ferrule ini merupakan salah satu item yang banyak ditemukan di perlengkapan kelistrikan yaitu terminal kabel. Selain itu, grommet juga banyak dipakai di berbagai industri seperti otomotif, manufaktur, Surya, kelautan, dan sebagainya.

Sebuah grommet kabel, walaupun tidak disebut dengan terminal kabel, memang sudah berkembang. Selain itu, juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sudah umum dipakai di Eropa, grommet telah merambah ke seluruh dunia. Bahkan dengan penggunaannya yang semakin pesat, banyak pertanyaan tentang ferrule ini. Dalam artikel ini kami akan lebih membahas mengenai ferrule kabel

Pengertian Ferrule Kabel

Secara singkat, grommet merupakan semua jenis cincin yang dipakai dalam memperkuat poros maupun untuk mengikat material yang terjuntai. Dalam penggunaannya di perkabelan, ferrule merupakan tabung logam kecil yang bisa dideformasi. Selain itu, umumnya terbuat dari tembaga yang dilapisi timah.

Tabung pendek atau cincin panjang ini selanjutnya ditempatkan di atas bagian kawat menjuntai. Bagian yang memanjang dari isolasi yang dikelupas, selanjutnya dikompresi menggunakan alat crimping untuk menahan untaiannya. Grommet memperlihatkan bagian melebar pada salah satu ujungnya. Ini berguna agar untaian ke bagian kerutan utama serta mengurangi tegangan.

Sebuah grommet kabel pada prinsipnya akan dikerucutkan ke ujung kabel yang sudah dikelupas. Ini akan mirip dengan terminal. Saat digerakkan ke ujung kabel tersebut, akan melindungi untaian halus yang terjuntai. Selanjutnya, akan dimasukkan ke kompartemen terminal dan kemudian dikerutkan ke kabel.

Sebuah grommet kabel, pada umumnya dikerutkan dan ini berbeda dengan terminal. Sebuah grommet kabel akan dikerucutkan pada ujung logam itu sendiri dan bukannya di lokasi insulasi untuk menutupi laras. Tabung logam di mana tempat ferrule kabel tersebut dikerutkan, nantinya tidak akan meluas hingga ke insulasi.

Manfaat Ferrule Kabel

Manfaat dari grommet memang beragam sesuai dengan kebutuhan. Grommet akan sangat ideal dalam mengetahui bentuk kompartemen terminal block, sehingga memungkinkan Anda untuk memilih alat crimp yang pas untuk ferrule kabel. Pada alat crimp ini perbedaan utamanya yang akan dilihat adalah bagaimana bentuk crimp. Maka, harus dipastikan memilih bentuknya yang sesuai dengan kebutuhan.

Ferrule kabel akan sangat bermanfaat di berbagai industri yang tak terhitung jumlahnya. Terutama, yang membutuhkan distribusi serta koneksi daya. Biasanya, akan sangat umum dijumpai pada industri otomotif atau industri yang sering menggunakan block terminal bertipe sekrup. Grommet kabel Memberikan manfaat yang lebih besar dari hanya sekedar memasukkan kabel yang sudah dikupas.

Manfaatnya memang sangat penting. Grommet memastikan agar tidak ada untaian kabel yang terjuntai. Kemudian agar sistem kontak yang lebih baik, menyisipkan dan melepaskan secara berulang akan lebih mudah. Berikutnya, juga untuk mengurangi tegangan. Banyak yang memanfaatkan grommet kabel serta menikmati keuntungannya. Terutama, jika digunakan pada berbagai proyek jangka panjang.

Setelah dikerutkan, grommet bertindak sebagai penjaga ujung kabel. Penambahan grommet memberikan beberapa keuntungan, termasuk pengurangan regangan yang disebutkan di atas. Selanjutnya, helai kawat sekarang dapat dimasukkan ke dalam konektor, tanpa takut adanya pergeseran ke samping saat dimasukkan. Grommet akan mengurangi hambatan kontak antara kabel dan konektor. Bahkan, akan membantu mengurangi oksidasi pada untaian karena kurangnya ruang udara.

Dibandingkan cara atau bahan lain yang dipakai dalam mengikat kabel secara bersama-sama, grommet kabel akan memberikan cara yang lebih sederhana, efektif, dan cukup cepat agar kabel aman. Pada umumnya, kabel memang terbuat dari kabel logam yang dijalin dan membuat bahan lebih relatif kuat dan tahan lama. Dalam kabel ini juga bisa cukup sulit dikerjakan dan bahkan tidak fleksibel bentuknya. Memakai alat crimp grommet menjadi cara yang bagus untuk mengikat kabel bersamaan dengan aman.

Warna Pada Ferrule

Ferrules tersedia dalam berbagai ukuran yang berbeda. Ini tergantung pada kawat yang Anda perlukan untuk dikerutkan. Dengan kode warna di bagian atas yang menunjukkan ukurannya. Dalam grommet khususnya untuk kabel ini ada setidaknya ada tiga kode warna grommet yang berbeda. Ini dapat membuat Anda kebingungan jika jenis yang berbeda dicampur. Idealnya, Anda akan menyimpan  grommet  dalam wadah yang benar sebelum digunakan. Ini dilakukan supaya tidak tertukar.

Alternatif Kabel ferrule

Apabila Anda tidak memiliki alat swaging yang pas serta tidak memiliki pilihan alternatif lainnya, tentu akan membuat kebingungan. Hal yang menarik, sekarang ini tersedia banyak alat pengencang sebagai alternatif yang fungsinya sama dengan crimp grommet , dan akan memungkinkan Anda membuat loop di kabel. Salah satu yang banyak digunakan sebagai alternatif terbaik adalah wire rope clip. Dengan alat ini, akan memungkinkan kabel logam untuk melewati klip dan dengan efektif menumpuk kedua sisinya satu sama lain di bagian atas.

Di sebelah bawah pengikat, ada dua sekrup. Sekrup tersebut akan membuat wire rope clip akan menjepit lebih kuat di kedua sisi kabelnya, sehingga akan menciptakan loop atau swag yang sama seperti pada crimp grommet kabel. Dalam proses ini akan membuat Anda mempunyai efek yang sama halnya pada grommet . Hanya saja, memakai obeng standar yang dipakai untuk mengencangkan sekrup.

Sejumlah tali kawat memang harus dipakai bersama-sama dan diberi jarak agar memberikan fleksibilitas serta kekuatan. Sementara itu, klip tali kawat dapat memberikan Anda integritas dan kekuatan sama halnya dengan crimp grommet kabel. Ini dilakukan dengan proses yang cukup panjang serta rumit. Ditambah lagi, klip tali kawat pada umumnya harganya memang relatif lebih mahal daripada crimp grommet .

Ferrule

Cara Membuat Crimp Grommet Tanpa Alat Swaging

Dalam menyambungkan kabel secara benar pada grommet , Anda akan membutuhkan alat-alat yang dikenal dengan nama alat swaging. Perangkat ini ini merupakan alat-alat khusus yang berfungsi menyatukan aluminium atau logam grommet dengan mudah dan aman.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki alat khusus ini. Akan tetapi jangan khawatir, dengan kreativitas akan memungkinkan siapapun untuk membuat crimp grommet walaupun dengan menggunakan alat yang sederhana seperti berikut :

Tang

Anda dapat menggunakan tang untuk menyusun crimp grommet . Ini juga tergantung dari ketebalan kabel dan crimp grommet . Anda dapat memakai pasangan tang standar dalam membantu untuk mengeritkan perakitan. Posisikanlah ferrule di tempat yang pas. Setelah itu, Anda dapat membuat atau mengeritingkan bagian pengikat logam. Selanjutnya, Anda harus mengamati aluminium ferrule mulai menekuk serta melakukan penyesuaian di sekitar kabel.

Vise

Pada alat ini akan memberikan sejumlah leverage tambahan agar selanjutnya membantu memperoleh segel yang terdapat di sekitar kabel. Anda dapat memposisikan kabel vise dan kemudian memberikan tekanan dengan cara bertahap. Anda harus pastikan agar tidak mengencangkan ferrule, karena nantinya bisa membuat kerusakan di casing logam dan membahayakan bagian integritas koneksinya.

Hammer

Selanjutnya, Anda dapat menerapkan dampak langsung di grommet tersebut sehingga selanjutnya bisa menyebabkan crimp pada area sekitar logam. Atau bisa juga dengan memakai nail, atau dengan melubangi casing di grommet secara zig-zag dengan memakai kabel yang telah dimasukkan ke grommet . Ini akan menciptakan ketegangan di titik tertentu sehingga akan membuat kabel tidak keluar.

Anda harus mengingat bahwa tidak sepenuhnya 100% percaya pada integritas grommet serta kekuatan kabel dengan alternatif ini. Cara satu-satunya untuk membuat loop kabel tetap aman yaitu dengan menggunakan alat bawaannya. Sebelum melakukan perakitan, sebaiknya selalu melakukan uji loop serta struktur dengan uji beban sebelum memakainya.

Cara Memasang Dan Memakai Ferrule

Dalam memakai crimp grommet , Anda dapat menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Crimp akan tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran. Penting sekali agar memastikan bahwa ukurannya tepat untuk kabel. Kabel memang harus pas terpasang pada crimp grommet sebelum selanjutnya dikerutkan.
  2. Berikutnya, kabel yang menjadi tempat grommet dipasang memang harus terbebas dari untaian atau strand. Apabila ujung kabel yang terkelupas, maka cobalah untuk memotongnya sedikit.
  3. Tali kawat menggunakan bidal serta crimp grommet. Untuk membuat pemutusan lingkaran di ujung kabel, maka selanjutnya geser grommet ke arah ujung kabel. Buatlah lingkaran dan kemudian geser ke sebelah ujung kabel belakang lewat ferrule. Selanjutnya, pastikanlah agar ujung kabel ini memanjang seluruhnya lewat ferrule.
  4. Setelah loop sudah mencapai ukuran yang sesuai, maka selanjutnya letakkan rahang dari alat crimping. Kemudian, remas secara kuat. Pada sejumlah alat crimping memang akan memiliki bukaan berbeda. Apabila alat crimping menutup sepenuhnya dengan ada sedikit hambatan, maka cobalah untuk menekukkan crimp ferrule. Lakukan memakai bukaan terkecil selanjutnya di alat crimping.
  5. Dalam menyambung 2 kabel, Anda harus memastikan setiap ujungnya tidak terkelupas. Masukkanlah setiap potongan ke ujung ferrule hingga akhirnya bertemu pada titik tengah.
Ferrule

Aluminium Ferrule

Aluminium ferrule menjadi salah satu pilihan yang juga cukup populer untuk mengamankan rakitan pada tali kawat. Anda dapat melakukan penyesuaian ukuran aluminium ferrule ini serta membuat rakitan untuk membantu sejumlah tugas mengangkat barang.

Kelebihan dari aluminium ferrule memang lebih praktis serta hemat biaya. Aluminium overruled akan memberikan cara sempurna dalam mengamankan fitting steel wire rope dengan kompresi sesuai di tempatnya. Hal tersebut akan memastikan bahwa tali tetap kuat ketika bahkan mengangkat muatan dengan berat beragam. Supaya tidak bingung, berikut kami lampirkan video pemasangan ferrule sebagai berikut

Sementara, aluminium ferrule juga memiliki kelemahan. Kelemahannya adalah lebih mudah mengalami karat dibandingkan dengan bahan yang lain. Apalagi, jika diletakkan di lokasi yang sangat memungkinkan adanya kontaminasi elektrokimia.

Jenis-jenis Ferrule

Ada berbagai jenis ferrule yang tersedia di toko listrik. Masing-masing dapat digunakan dalam penggunaan yang berbeda. Hampir semua teknisi akrab dengan benda ini. Mereka semua tahu bahwa ada berbagai macam jenisnya yang sangat berbeda satu sama lain dan memberikan tujuan yang berbeda.

Kawat ferrule adalah jenis terminal pin yang digunakan untuk mencegah terurainya kawat dan untuk meningkatkan stabilitas sambungan listrik. Ini memastikan sambungan listrik yang aman dan mencegah kerusakan konduktor. Penyebabnya bisa karena tekukan, tegangan kawat, atau getaran. Selain itu, dengan ferrule akan memfasilitasi penyisipan kawat ke klem terminal.

Untuk menghubungkan ferrule, pertama-tama Anda harus melepasnya. Kemudian Anda harus menjepitnya ke ujung kabel dengan alat crimping khusus.

Konstruksi ferrule sederhana. Bagian logam terbuat dari tembaga dan ditutupi dengan timah. Selongsong terbuat dari poliamida atau PVC. Anda juga harus memperhatikan diameternya. Biasanya dicocokkan dengan penampang kabel yang akan dihubungkan. Misalnya, ferrule 2,5 berarti alllkan dihubungkan ke kabel 2,5mm2. Informasi tentang jenis ferrule sendiri ada empat macam yaitu Terisolasi, non-Terisolasi, tunggal, dan kembar.

Ferrule Terisolasi

Ferrule kawat terisolasi mempunyai selongsong berwarna plastik di atas tabung tembaga berlapis timah. Hal ini memungkinkan untuk melihat warna dan ukuran kawat untuk membantu dalam identifikasi dan pemeriksaan kualitas. Ferrule kawat terisolasi lebih mudah digunakan. Terutama, pada konduktor yang lebih kecil. Ini dapat digunakan semua jenis pemakaian dan koneksinya relatif lebih aman.

Ferrule Tidak Berinsulasi

Ferrule yang tidak berisolasi tidak dilengkapi dengan selongsong plastik. Ini mencegah untaian kawat berjumbai dan putus dan lebih hemat biaya. Panjangnya lebih pendek dan bodi yang tidak berisolasi. Ini menawarkan keuntungan saat membuat terminasi di blok terminal papan sirkuit tercetak. Keuntungannya juga ada di blok terminal lain dengan klem yang lebih kecil atau sempit.

Ferrule Tunggal

Ferrule tunggal dapat dikerutkan ke satu kabel. Pada jenis ini bisa terisolasi atau tidak terisolasi.

Ferrule Kembar

Ferrule kembar dapat dikerutkan menjadi dua kabel. Jenis ini memiliki diameter lebih besar dan lengan berbentuk khusus yang menerima dua konduktor dengan ukuran yang sama atau berbeda. Ini menyediakan koneksi yang efisien dari beberapa kabel di penjepit terminal yang sama. Selanjutnya, akan menyederhanakan jumper kawat antara klem terminal.

Kode Warna Ferrule

Kode warna ferrule bisa cukup membingungkan. Ada dua sistem yang dibuat oleh pabrikan Pertama, sistem Prancis yang awalnya dikembangkan oleh Telemecanique (T), dan sistem Jerman oleh Weidmuller (W). Keduanya digunakan sehari-hari bersama standar DIN Jerman resmi.

Warna ujung pada ferrules berisolasi menggambarkan ukuran konduktor yang cocok. Namun, ketiga sistem tersebut saling bertentangan dengan warna ujungnya yang berbeda untuk konduktor dengan ukuran yang sama. Misalnya, ferrule hitam menunjukkan 1,5 mm2 dalam standar Prancis dan DIN tetapi merupakan konduktor 6,0 mm2 dalam sistem Weidmuller Jerman.

Kode warna DIN dan French ferrule memperlihatkan warna, terutama saat ukuran konduktor meningkat. Dengan warna merah digunakan untuk 1.0mm2 dan 35.0mm2 dalam sistem Perancis dan 1.0mm2, 10.0mm2 dan 35.0mm2 dalam standar DIN.

Penggunaan ferrule memang sekarang ini sangat dibutuhkan baik untuk kelistrikan maupun keperluan lainnya. Jika ingin mencari berbagai macam ferrule terbaik, Anda bisa memperolehnya di www.situansan.com. Situs ini menyediakan berbagai macam kebutuhan alat listrik secara online, termasuk salah satunya ferrule. Sehingga, Anda tidak perlu jauh-jauh ke toko listrik yang mungkin tidak sempat Anda lakukan.

Jika nda membutuhkan press talurit wire rope yang menggunakan ferrule kami siap membantu anda. Kami memiliki alat press yang sudah teruji kemampuannya serta didukung oleh tim yang profesional. Butuh talurit segera yuk klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *